Jumat, 23 Mei 2014

Liittle Observer




 
Kita terpisah di negara yang berbeda
Terbentang jarak bagai langit dan bumi
Engkau adalah permaisuri di negaramu
Sedang aku bagai seonggok sampah yang tak berguna




Hidupmu penuh dengan kesempurnaan
Disegani, dipuji bahkan dikagumi
Mungkin kamu tak tau aku siapa
Bahkan tak pernah tersirat di pikiranmu

Aku adalah aku
Seorang pribumi yang selalu mengamati
Pribumi yang tak pernah mau berhenti
Mengamati dan mengagumi seorang permaisuri

Aku hanyalah pengagum yang tak pernah disadari
Sedang engkau , dikagumi oleh banyak manusia
Di negaramu kau dekat dengan pangeran
Bahkan di negaraku, sang Raja pun menyukaimu

Mungkin ketika kamu bersama mereka
Aku hanya bisa terdiam
Tersenyum memberi selamat, ikut berbahagia bersama mereka
Dalam luka... yang sebenarnya menghancurkanku secara perlahan

Hmm
Ada banyak nikmat yang telah Allah berikan padaku
Termasuk rasa kagum pada ciptaan-Nya
Walaupun kelak kamu tak pernah mengenaliku
Namun aku bersyukur bahwa ku pernah mengagumimu

~little observer


2 komentar: